Mind Map LucidChart (Ekosistem)

Pengertian Ekosistem

Ekosistem adalah penggabungan dari tiap-tiap unit biosistem yang di dalamnya terdapat hubungan timbal balik antara organisme dengan lingkungan fisik sehingga aliran energi mengarah ke struktur biotik tertentu yang mengakibatkan terjadinya siklus materi organisme dengan anorganisme. Dalam hal ini, matahari merupakan sumber dari semua energi yang ada dalam suatu ekosistem.

Dengan kata lain, pengertian ekosistem adalah suatu kesatuan yang utuh dari lingkungan dan mahluk hidup yang saling mempengaruhi. Pada suatu ekosistem, setiap mahluk hidup dalam komunitas berkembang secara bersama-sama dengan lingkungan fisik sebagai suatu sistem. Artinya, mahluk hidup akan beradaptasi dengan lingkungannya, dan sebaliknya mahluk hidup juga akan mempengaruhi lingkungannya untuk keperluan hidup.

Pemahaman ini berdasarkan Hipotesis Gaia yang mengatakan, “setiap organisme, khususnya mikroorganisme, akan bersama-sama dengan lingkungan fisik dalam menciptakan suatu pengendalian sistem (system control) yang dapat menjaga kondisi bumi yang sesuai untuk kehidupan.

Komponen Ekosistem

Komponen Ekosistem
Pengertian ekosistem dan komponennya

Pada dasarnya suatu ekosistem dibentuk oleh komponen-komponen biotik dan abiotik sehingga menjadi satu kesatuan. Mengacu pada pengertian ekosistem di atas, adapun komponen-komponen ekosistem adalah sebagai berikut:

I. Komponen Biotik

Komponen biotik adalah sesuatu yang hidup (organisme) di dalam ekosistem dan mengatur suatu ekosistem selain komponen abiotik. Komponen biotik ini terdiri dari beberapa macam, yaitu;

  1. Produsen, yaitu mahluk hidup atau organisme yang memiliki kemampuan untuk memproduksi makanan sendiri melalui proses fotosintesis. Beberapa organisme yang termasuk dalam kelompok produsen diantaranya; tumbuhan hijau, tumbuhan lain yang mempunyai klorofil.
  2. Konsumen (heterotrof), yaitu organisme yang memakan berbagai bahan organik yang dihasilkan oleh organisme lainnya. Komponen konsumen disebut juga dengan konsumen makro (fagotrof) karena mengonsumsi makanan yang berukuran lebih kecil. Beberapa yang termasuk dalam konsumen; manusia, hewan, jamur, mikroba.
  3. Pengurai (dekomposer), yaitu organisme yang memiliki peran sebagai pengurai berbagai bahan organis yang berasal dari organisme lain yang telah mati ataupun sisa pencernaan.
  4. Penghancur (detivritor), yaitu organisme yang dapat menghancurkan bahan-bahan organik yang berasal dari sisa-sisa organisme lainnya yang telah mati.

II. Komponen Abiotik

Komponen abiotik adalah komponen fisik dan kimia yang berperan sebagai medium atau substrat tempat berlangsungnya kehidupan organisme. Komponen abiotik ini terdiri dari senyawa organik, anorganik, dan berbagai faktor yang mempengaruhi distribusi organisme, seperti;

  1. Suhu, yaitu suatu proses biologis yang mempengaruhi suhu tubuh organisme. Misalnya mamalia dan unggas yang membutuhkan energi untuk mengatur suhu tubuhnya.
  2. Air, yaitu komponen kimia yang dibutuhkan setiap organisme untuk bertahan hidup.
  3. Garam, yaitu komponen kimia yang dapat mempengaruhi kesetimbangan air dalam organisme melalui proses osmosis sehingga dapat beradaptasi dengan lingkungannya.
  4. Cahaya Matahari, yaitu komponen kimia yang dibutuhkan organisme untuk melakukan fotosintesis.
  5. Tanah dan Batu, yaitu komponen fisik yang digunakan oleh organisme sebagai tempat tinggal dan berkembang biak.
  6. Iklim, yaitu kondisi cuaca pada suatu daerah dalam waktu yang cukup lama.

Macam-Macam Ekosistem

Secara umum terdapat beberapa macam ekosistem, yakni ekosistem alami (darat dan air) dan ekosistem buatan manusia. Adapun penjelasan macam-macam ekosistem adalah sebagai berikut:

1. Ekosistem Darat (Terestrial)

Macam-Macam Ekosistem
Ekosistem darat

Pengertian ekosistem darat adalah suatu ekosistem yang lingkungan fisiknya didominasi oleh daratan dan kondisinya dapat dipengaruhi oleh iklim dan gangguan pada lingkungannya. Beberapa contoh ekosistem darat, diantaranya;

  • Hutan hujan tropis, yaitu bioma berupa hutan yang selalu basah atau lembap. Hutan ini banyak ditemukan di wilayah sekitar khatulistiwa; yakni kurang lebih pada lintang 0°–10° ke utara dan ke selatan garis khatulistiwa.
  • Padang rumput, yaitu dataran tanpa pohon (kecuali yang berada di dekat sungai atau danau) yang biasanya ditumbuhi rumput pendek.
  • Sabana, yaitu padang rumput yang dipenuhi oleh semak/ perdu dan diselingi oleh beberapa jenis pohon yang tumbuh menyebar, seperti palem dan akasia.
  • Gurun, yaitu suatu daerah yang sangat sedikit menerima curah hujan, yaitu kurang dari 250 mm per tahun.
  • Hutan gugur, yaitu bioma berupa hutan di wilayah tropika dan subtropika dengan iklim hangat sepanjang tahun, namun mengalami musim kemarau yang panjang selama beberapa bulan.
  • Taiga, yaitu hutan yang tersusun atas satu spesies seperti konifer, pinus, dan sejenisnya. Hewan yang ada di daerah ini antara lain rusa besar, beruang hitam, rubah, serigala, dan lain-lain.
  • Tundra, yaitu bioma tempat dimana pertumbuhan pohon terhambat dan suhu lingkungan sekitarnya rendah. Daerah ini sering juga disebut daerah tanpa pohon.
  • Kars (batu gamping/ gua), yaitu bentuk permukaan bumi yang terbentuk oleh pelarutan batuan dan biasanya dicirikan dengan adanya depresi tertutup, drainase permukaan, dan gua.

2. Ekosistem Air (Akuatik)

Ekosistem Air
Ekosistem Air

Pengertian ekosistem air adalah suatu ekosistem yang komponen abiotiknya didominasi oleh air/ perairan. Beberapa contoh ekosistem air, diantaranya;

  • Ekosistem air tawar, yaitu ekosistem air yang memiliki kadar garam yang rendah. Misalnya danau, sungai, dan rawa.
  • Ekosistem air laut, yaitu ekosistem air yang terdapat di perairan laut diaman kadar garamnya tinggi, terdiri atas ekosistem perairan dalam, ekosistem pantai pasir dangkal/bitarol, dan ekosistem pasang surut.
  • Ekosistem estuari, yaitu ekosistem perairan semi-tertutup yang memiliki badan air dengan hubungan terbuka antara perairan laut dan air tawar yang dibawa oleh sungai.
  • Ekosistem terumbu karang, yaitu ekosistem bawah laut yang terdiri dari sekelompok binatang karang yang membentuk struktur kalisum karbonat, semacam batu kapur.
  • Ekosistem lamun, yaitu kelompok tumbuh-tumbuhan berbungan yang hidup di lingkungan laut, yaitu di perairan pantai yang dangkal.

3. Ekosistem Buatan

Ekosistem Buatan
Ekosistem Buatan

Pengertian ekosistem buatan adalah suatu ekosistem yang terbentuk dari hasil campur tangan manusia untuk keperluan tertentu. Beberapa contoh ekosistem buatan, diantaranya;

  • Bendungan
  • Sawah irigasi
  • Sawah tadah hujan (agroekosistem)
  • Perkebunan kelapa sawit
  • Hutan tanaman produksi (jati dan pinus)
  • Ekosistem ruang angkasa

TUGAS UAS

Assalamualaikum. Kelas schoology yang saya buat berikut ini merupakan kelas yang berkaitan dengan seni budaya. Kelas ini diperuntukkan untuk siswa sekolah dasar khususnya kelas 6. Jika kalian berminat untuk mengikuti kelas seni budaya yang saya buat, langsung join yuuuukkkkk. Akses kodenya 6HM3-MX49-PF8CC

Kelas Seni Budaya
Member/siswa yang sudah bergabung
Tugas
Kumpulan Soal

Semoga bisa bermanfaat 🙂

Siapakah aku?? (Main game seru!)

Apa itu puzzle ?

Puzzle adalah permainan yang dimainkan dengan tujuan menyusun gambar, gambar diacak terlebih dahulu. Sehingga orang yang memainkannya mencoba menyusunnya di dalam bingkai dengan menghubungkan potongan-potongan atau kepingan gambar kecil sehingga menjadi gambar utuh.

Puzzle merupakan permainan yang membutuhkan kesabaran dan ketekunan dalam merangkainya. Puzzle merupakan kepingan tipis yang terdiri dari 2-3 bahkan 4-6 potong. Dengan terbiasa bermain puzzle, lambat laun mental orang terutama anak juga akan terbiasa untuk bersikap tenang, tekun, dan sabar dalam menyelesaikan sesuatu. Kepuasan yang didapat saat anak menyelesaikan puzzle pun merupakan salah satu pembangkit motifasi anak untuk menemukan hal-hal yang baru.

Kali ini, puzzle yang akan kita mainkan tidak berbentuk kayu maupun kepingan lainnya. Permainana puzzle ini berbentuk game aplikasi.

Caranya mudah sekali…

  1. Tinggal kalian buka link yang tersedia,
  2. Lalu akan muncul sebuah pertanyaan “Siapakah Aku?” dan sebuah pertanyaan serta beberapa keping gambar puzzle yang berantakan.
  3. Jawablah pertanyaan tersebut dengan menyatukan kepingan puzzle yang teracak.
  4. Jika kalian benar dalam memilih gambar, maka gambar tersebut akan langsung tertata pada kotak kuning.
  5. Tetapi jika kalian salah dalam memilih gambar, maka gambar tersebut tidak akan bergerak dan akan menimbulkan bunyi yang berbeda.

Selamat Bermain …

https://drive.google.com/open?id=1oeCrtIv9EvqlDeTgjm3NYClQeP2hxlsk

PUISI “KERASNYA DUNIA”

Kerasnya dunia ini…

Banyak orang yang bertopeng

Memakai topeng,

Hanya untuk menutupi sifat asli mereka

Mereka selalu berbicara baik di depan

Tetapi dalam pikiran mereka,

Selalu ingin menghancurkan orang yang tidak mampu

Mereka hanya bisa mengecewakan

Dan memberi harapan palsu saja

Berhati-hatilah terhadap manusia

Yang kamu anggap baik di depanmu,

Bisa jadi yang paling busuk di belakangmu

Cerita Perjalanan Liburan Ke Jepara

Pantai bandengan Jepara

Namaku Rara. Aku merupakan anak pertama dari dua bersaudara. Adikku bernama Reno Aditya . Aku duduk di bangku Sekolah Dasar kelas 5. Pada saat liburan sekolah, aku diajak keluargaku pergi ke Jepara. Sebenarnya, bukan hanya satu keluargaku saja yang pergi untuk berlibur ke Semarang, tetapi liburan ini merupakan liburan sekampung halamanku di daerah Sragen. Karena setiap akhir tahun kampungku selalu mengadakan piknik bersama. Walaupun satu kampung tetapi aku tetap menganggap liburan ini sebagai liburan keluarga karena seluruh keluargaku ikut. Mulai dari ayah, ibu, adik, pakde, budhe, kakek, nenek dan saudara-saudaraku yang lain.

Pantai kartini Jepara

            Aku berangkat dari rumah pukul 5 pagi. Aku berangkat dari rumah menuju ke ujung gang dengan berjalan kaki dan aku menunggu bis di dekat gapura bersama keluarga dan orang-orang sekampung. Suasana sangat ramai saat menunggu bis bersama-sama. Ada yang keberatan membawa tasnya, ada yang lupa membawa topi dan harus kembali lagi ke rumah, ada juga anak kecil yang menangis karena tidak mau pergi. Aku sendiri sibuk bermain gadgetku sembari menunggu bis datang. Sekitar pukul 05.30 bis tiba dan kami pun langsung bersiap menaiki bus dan berangkat. Selama di perjalanan, kami berkaraoke riang gembira dan menikmati suasana pagi yang cerah di dalam bis. Perjalanan dari Sragen menuju Semarang menempuh waktu kurang lebih 5 jam lamanya karena kami tidak memilih lewat jalan tol. Andaikan kami memilih lewat jalan tol, pasti hanya membutuhkan waktu sekita 3 sampai 4 jam saja. Apadalah daya karena dana yang digunakan juga banyak dan sudah berkurang banyak untuk menyewa bis, kebutuhan makan, obat-obat an, dan lain sebagainya.

            Kami tiba di Semarang tepatnya di Pantai Kartini sekitar pukul 09.30. Suasana pantai kartini pada saat kami datang masih sepi. Mungkin karena kami datang terlalu awal. Kami bersenang-senang di pantai Kartini. Kami menaiki kereta mini yang ada di sana, kami juga mengunjungi aquarium raksasa yang ada di pantai Kartini. Di dalam Aquarium terdapat banyak ikan besar maupun ikan kecil. Seperti ikan hiu, ikan paus, ikan koi, dan kura-kura.Tiket masuk untuk memasuki aquarium raksasa adalah Rp17.000 untuk orang dewasa dan Rp12.000 untuk anak kecil. Banyak ikan yang aku foto dan aku rekam dengan video karena saking lucunya. Setelah pukul 11.00, aku bersama rombongan keluargaku terpisah dengan tetangga yang lain. Aku bersama keluargaku keluar dari aquarium raksasa kemudian menuju pantai untuk naik kapal. Kami naik kapal menuju pulau seberang dekat dengan pantai Kartini. Pulau yang kami kunjungi bernama pulau panjang. Yang konon katanya pulau panjang merupakan pulau milik R.A Kartini dan selalu menjadi tempat istirahatnya R.A Kartini. Setiap pengunjung dikenakan tarif Rp20.000. Jika bersama rombongan, harus pintar-pintar nego sama pemilik kapal. Perjalanan menuju lokasi tersebut memakan waktu sekitar 10 – 15 menit. Keseruan semakin bertambah karena dapat menikmati perjalanan ditemani gelombang laut, birunya air, dan deru angin menambah semangat perjalanan. Ingat, untuk selalu memakai pelampung demi keselamatan. Belum banyak orang yang mengetahui pulau panjang ini. Aku pun juga baru tahu setelah berada di pantai Kartini. Memasuki dermaga pulau ini, kami disambut dengan pepohonan yang rindang dan hamparan pasir putih serta banyak terumbu karang. Kondisi air lautnya juga sangat tenang sehingga cocok untuk berenang. Tetapi cuaca saat kami sampai di pulau panjang sangat panas. Mungkin karena kami datang terlalu siang. Tetapi tidak masalah bagiku, aku masih bisa menikmati indahnya pulau panjang dengan hamparan pasir putih dan terumbu karangnya.

            Selanjutnya, aku bersama rombongan keluargaku meninggalkan pulau panjang pada pukul 12.00. Setelah itu, aku dan keluargaku bersama rombongan sekampung sholat berjamaah di masjid dekat dengan aquarium raksasa dan melanjutkan untuk makan siang bersama. Kami meniggalkan pantai Kartini pukul 14.00. Lalu kami melanjutkan perjalanan menuju pantai berikutnya yaitu pantai Bandengan. Bisa dibilang tempat ini adalah alternatif liburan bila, pantai kartini penuh. Maklum saja, pantai kartini adalah ikon sekaligus jalur utama menuju ke surga impian jawa yaitu pulau karimunjawa. Pantai Bandengan juga tak kalah keindahannya dengan pantai Kartini dan Pulau Panjang. Pantai ini juga mempunyai pasir putih dan banyak pepohonan menjulang tinggi sehingga udara pun menjadi sejuk. Aku dengan keluargaku segera mencari tempat untuk menggelar tikar di dekat pantai dan menikmati indahnya pantai sambil minum es degan yang segar yang aku beli di sekitar sana. Walaupun sebenarnya cuaca di pantai ini sangat panas, sama seperti panasnya pantai Kartini, namun terbantu oleh pepohonan yang rindang. Adikku berenang lagi karena tidak tahan melihat air laut yang tenang dan begitu menyenangkan untuk berenang. Aku pun tiduran di tikar yang digelar tadi sambil menikmati semilirnya angin bersama daun-daun dari pohon palm. Waktu tak terasa semakin sore. Tepat pukul 16.30, aku bersama rombongan meninggalkan pantai bandengan dan pulang ke Sragen. Selama perjalanan, kami mampir ke pusat oleh-oleh di daerah Jepara.

            Setelah itu, aku bersama seluruh rombongan denga keadaan lelah bergegas untuk pulang. Walau lelah tetapi liburan ini terasa sangat menyenangkan karena seluruh keluargaku ikut. Selama dalam perjalanan pulang, semua orang dalam bis tidur. Mungkin karena saking lelahnya. Aku pun juga ikut tertidur dengan bantal leher yang aku bawa dan jaket yang aku selimutkan di badanku. Karena udaranya sangat dingin dan aku lupa membawa selimut, jadi aku memakai jaket untuk kujadikan selimut. Kami tiba di Sragen pukul 22.00. dengan wajah yang kusut dan badan yang lemas, aku membawa seluruh barang-barangku dan berjalan kaki pulang ke rumah. Itulah perjalananku saat liburan ke Jepara.

Ilustrasi Bahasa Indonesia Sebagai Alat Perhubungan Antar Daerah, Suku dan Budaya

Perbedaan Bahasa di Kelas Ani

            Ani merupakan murid Sekolah Dasar yang mayoritas teman-teman di kelasnya adalah orang Sunda. Ani sendiri berasal dari Jawa dan dibesarkan dalam tata cara keluarga yang memiliki adat Jawa. Secara spesifik memang tidak ada perbedaan yang mencolok selain dari bahasa yang digunakan. Jadi, tidak terlalu sulit baginya untuk berkomunikasi dengan teman yang mayoritas menggunakan bahasa Sunda. Tetapi tidak jarang Ani mengalami kebingungan untuk memahami kata-kata mereka ketika mengobrol menggunakan bahasa Sunda.

            Namun, ada pula teman Ani yang bernama Robby yang berasal dari Makassar, Sulawesi Selatan. Perbedaan budaya dan gaya bahasa cukup terlihat dan hampir menimbulkan konflik di kelas. Orang Makassar memiliki kebiasaan bicara dengan suara keras dan gamblangf. Jika Robby merasa tidak cocok atau tidak suka, dia langsung mengatakannya dengan nada tinggi dan ceplas ceplos. Hal ini membuat suasana kelas menjadi tidak nyaman. Hingga akhirnya, guru menyarankan untuk menggunkana Bahasa Indonesia yang baik dan benar untuk berkomunikasi satu sama lain agar tidak ada lagi yang berselisih antar bahasanya masing-masing. Dan seluruh teman kelas Ani pun setuju menggunakan bahasa Indonesia. Kini saat pembelajaran berlangsung, hampir tidak pernah lagi ada perselisihan yang disebabkan oleh perbedaan budaya.

Karena sejatinya, Indonesia merupakan sebuah negara yang kaya dan beranekaragam suku maupun budaya. Kita sebagai warga negara Indonesia harus senantiasa menjunjung tinggi bahasa Indonesia sebagai bahasa pemersatu bangsa Indonesia. Jangan sampai karena perbedaan budaya yang dimiliki malah akan menjadi boomerang untuk bangsa Indonesia.

IBU

Kala aku masih kecil
Aku masih di pangkuanmu
Kala itu pula aku tak pernah paham
Tentang apa yang kau tuturkan
Tentang apa yang kau lakukan untukku

Kala itu pula aku tak paham
Bagaimana pengorbananmu
Kau selalu mengajariku akan kebenaran
Hingga aku dewasa

Dan kini aku baru sadar
Sayangnya, kau sudah tak ada di sisiku
Aku merindukanmu, ibu…

Tuhan…
Berilah balasan akan segala pengorbanan ibuku..
Puisi Ibu Karya Chairil Anwar
Ibu…
Pernah aku ditegur
Katanya untuk kebaikan
Pernah aku dimarah
Katanya membaiki kelemahan
Pernah aku diminta membantu
Katanya supaya aku pandai

Ibu…
Pernah aku merajuk
Katanya aku manja
Pernah aku melawan
Katanya aku degil
Pernah aku menangis
Katanya aku lemah

Ibu…
Tiap kali aku tersilap
Dia hokum aku dengan nasehat
Tiap kali aku kecewa
Dia bangun di malam nan sepi lalu bermunajat
Tiap kali aku dalam kesakitan
Dia obati aku dengan penawar dan semangat
Dan kala aku mencapai kejayaan
Dia kata bersyukurlah pada Tuhan
Namun…
Tak pernah aku melihat air mata dukamu
Mengalir di pipimu
Sungguh begitu kuatnya dirimu

Ibu…
Aku sayang padamu
Tuhanku…
Aku berdoa pada-Mu
Sejahterakanlah dia
Selamanya…

GOPAL DAN TAS AJAIB

Di suatu desa, tinggal sebuah keluarga yang hidup bahagia. Di dalam keluarga tersebut terdiri dari ayah, ibu dan satu orang anak laki-lakinya yang bernama Gopal. Orang tua gopal bernama Joko dan Sutinah. Gopal adalah siswa kelas 3 SD. Jarak ke sekolah tidak jauh dari rumahnya. Dengan berjalan kaki hanya membutuhkan waktu 10 menit untuk sampai ke sekolah. Setiap hari Pak joko dan Ibu Sutinah bekerja di sawah milik tetangganya. Mereka hidup sangat sederhana. Cukup untuk makan dan minum sehari-hari. Mereka mempunyai kebiasaan menolong orang yang sedang kesusahan. Karena kebiasaannya itu, banyak penduduk yang senang terhadap mereka. Hari demi hari Pak Joko dan Bu Sutinah habiskan waktu di sawah. Tiada kejenuhan yang mereka rasakan. Setiap pulang sekolah, Gopal selalu menyusul kedua orang tuanya di sawah. Kadang di hari libur, gopal juga ikut membantu kedua orang tuanya di sawah. Gopal mempunyai hobby membaca. Saat pulang sekolah, dia selalu membawa buku yang dia suka untuk dibaca di sebuah gubuk kecil di sawah. Karena ketidakmampuan kedua orang tuanya untuk membelikan buku-buku, gopal sering meminjam buku di perpustakaan sekolah dan meminjam buku dari teman-temannya. Walaupun begitu, dia sering kali lupa mengembalikan buku tepat pada waktunya. Dia selalu lupa meletakkan buku yang dia pinjam. Dia sering menunda pengembalian buku baik buku temannya maupun buku perpustakaan. Ketidakpastiannya itu membuat teman gopal menjadi jengkel kepadanya. Walaupun begitu, dia tidak pernah menghilangkan buku yang dia pinjam.

Pada siang hari saat gopal sedang membaca di sebuah gubuk kecil di sawah, ada seorang kakek tua yang berpakaian compang-camping yang sedang kelaparan dan kehausan. Kakek itu duduk di gubuk yang lain dekat dengan gubuk yang gopal tempati. Gopal segera menghampiri kakek tersebut. Gopal mencoba bertanya kepada kakek tersebut.

Gopal : “Selamat siang kakek. Kakek kelihatan sangat pucat sekali. Ada yang bisa gopal bantu?”

Kakek : “Nak, kakek sangat lapar dan haus. Tapi kakek tidak punya uang untuk membeli.”

Gopal : “Ini ada sedikit nasi dan air yang gopal punya. Ini untuk kakek.”

Kakek : “Tapi kamu bagaimana nak? Apa kamu tidak lapar?”

Gopal : “Tidak kek, sebelum kesini gopal sudah makan di rumah. Ini untuk kakek.”

Kakek : “Terima kasih nak, kamu sangat baik.”

Setelah selesai makan, kakek tersebut kembali mengucapkan terima kasih kepada gopal. Lalu kakek itu memberikan sebuah tas yang jelek dan compang-camping sebagai imbalannya. Tetapi gopal menolak pemberian kakek tersebut. Gopal memberi makan dan minum tidak bermaksut apa-apa. Hanya agak sedih kalau melihat orang yang kesusahan. Tetapi kakek itu tetap memaksa untuk memberi tas tersebut dan akhirnya gopal pun menerimanya. Setelah itu, si kakek itu pun pergi untuk melanjutkan perjalanannya.

Hari berikutnya, gopal bangun pagi-pagi. Gopal terkejut  melihat tas yang diberikan kakek kemarin. Tas yang semula jelek dan compang camping, kini berubah menjadi tas yang bagus dan berkilauan cahaya. Lalu gopal hendak pergi ke sekolah. Sesampai di sekolah, semua temannya kaget melihat tas gopal yang sangat bagus. Lalu salah satu teman gopal yang  bernama erik bertanya kepadanya.

Erik     : “Dari mana kamu mendapatkan tas sebagus ini, pasti kamu mencurinya?”

Gopal  : “ Tidak, saya tidak mencuri.”

Erik     : “Sudahlah, mengaku saja.”

Tetapi gopal tidak ingin menceritakan darimana gopal mendapatkan tas itu. Gopal langsung masuk kelas karena bel sudah berbunyi. Sesampai di rumah, ibu gopal juga bertanya darimana dia mendapatkan tas itu. Gopal menceritakan kejadiannya kapada ibu. Ibunya langsung percaya karena menurut ibunya, gopal merupakan anak yang jujur dan tidak pernah berbohong. Hanya saja dia sering lupa. Ayahnya pun juga menanyakan hal yang sama kepada gopal. Dan gopal menceritakan kejadiannya. Ayahnya langsung percaya kepadanya.

Tak terasa satu malam telah berlalu. Pagi-pagi gopal sudah bangun dan menyiapkan semua buku yang hendak dibawanya ke sekolah. Termasuk buku PR yang ia kerjakan semalam. Bel sudah berbunyi, gopal segera masuk kelas. Pak guru masuk ke kelas dan memeriksa PR masing-masing dan siapa yang tidak mengerjakan PR disuruh berdiri di depan kelas sampai waktu istirahat. Sewaktu gopal membuka tasnya dilihatnya semua bukunya tidak ada. Padahal dia sudah mempersiapkan bukunya tadi pagi. Hati gopal cemas, wajahnya pucat. Lalu pak guru bertanya kepadanya.

Pak guru : “Ada apa gopal, kamu sakit?”

Gopal  : “ Aaanu pak, buku saya hilang.”

Pak guru : “Apa, buku kamu hilang?”

Gopal  : “Saya juga tidak tahu pak. Padahal sudah saya masukkan tas.”

(Pak guru pun langsung memeriksa tas gopal)

Pak guru : “Nah ini bukumu.”(sambil mengeluarkan buku dari tas gopal)

Gopal  : “Tapi tadi tidak ada pak.”

Pak guru : “Sudah-sudah, kamu memang sering lupa.”

Setelah pulang sekolah, gopal termenung membayangkan yang dikatakan oleh pak guru. Hari berikutnya saat gopal hendak berangkat sekolah, tiba-tiba buku yang akan dia bawa tidak ada lagi di dalam tasnya. Lalu dia bertanya kepada ayah dan ibunya. Tetapi Pak Joko dan Bu Sutinah tidak mengetahuinya. Gopal mencari dimana-mana tapi tidak ketemu juga. Lalu ibu gopal membuka tasnya dan menemukan buku yang gopal cari. Gopal semakin bingung dengan tas yang diberikan oleh kakek tua beberapa hari yang lalu.

Setelah lama gopal dipermainkan oleh tasnya, dia baru sadar bahwa tas yang dipakainya adalah tas ajaib. Dahulu tas itu digunakan oleh orang untuk menyimpan barang berharga seperti emas dan permata. Tas itu juga dipergunakan sebagai tempat bersembunyi dalam peperangan. Di dalam tas inilah tempat yang paling aman. Dengan tas tersebut gopal tidak perlu lagi meletakkan buku-bukunya di sembarang tempat karena di dalam tas seperti di dalam rumah yang mewah. Sehingga gopal menyimpan semua bukunya di dalam tas ajaib itu. Jadi, dia tidak usah capek-capek mempersiapkan bukunya sehari-hari. Tas ajaib sungguh membuat hati gopal senang dan gembira. Setiap kali temannya meminta gopal mengembalikan buku pinjamannya, ia selalu membawanya.